|| Blog Suka Suka || Nelly Rosaline ||

Visitors

free counters

Misteri Pohon Yang Di Gantungi Sepatu

Posted by : ocha_ryuk

Beberapa tahun yang lalu, di Walled Lake, Michigan, ada seorang anak muda yang selalu ditindas saat dia pulang dari sekolah. Setiap hari, dalam perjalanan pulang dari sekolah, ia harus melewati sebuah pohon-pohon tua yang tinggi sekitar 70 meter. Para penindas selalu berbaring di bawah pepohonan sambil menunggu kedatanganya setiap hari. Mereka akan selalu mencegat anak itu saat pulang sekolah dan mengambil sepatunya. Mereka telah melemparkan sepatunya ke atas pohon sehingga sepatunya dibiarkan menggantung dari cabang. Walau selalu ditindas,anak ini memiliki hati yang kuat dan tidak marah pada mereka yang selalu mengganggunya saat pulang sekolah.
 
 Di saat sepatunya tergantung di pohon,anak itu terpaksa harus memanjat pohon untuk mengambil sepatunya kembali.Suatu hari, anak itu ditemukan tewas di sebuah rawa di belakang pohon dan sepatunya masih menggantung di sebuah cabang pohon. Pihak kepolisian telah menduga bahwa ia telah jatuh dari pohon saat memanjat pohon untuk mengambil sepatunya dan ia jatuh terperosok ke dalam rawa. Di lain pihak pun telah berpendapat bahwa setelah anak itu jatuh ke dalam rawa, ia terjebak oleh lumpur di dalam rawa, sehingga ia tidak mampu membebaskan dirinya, dan akhirnya ia tewas. Pihak kepolisian pun lalu memutuskan bahwa insiden ini hanyalah sebuah kecelakaan dan tidak memikirkan sesuatu yang lain.
 
Di sisi lain para polisi tidak tahu bahwa ada sekelompok pembunuh berantai yang telah berkeliaran di sekitar hutan tepat di danau yang berawa. Danau rawa itu bernama Danau Walled, danaunya memiliki air yang berwarna hijau pekat, aliran airnya sangat tenang, bahkan ada seekor aligator sebagai penghuni danau itu, dan seperempat mil dari Danau Walled, ada sebuah taman hiburan tua, dikabarkan bahwa para pembunuh berantai telah menculik anak-anak dari taman hiburan dan membawa mereka ke pepohonan disekitar rawa, disana anak-anak yang telah diculik, mereka dibunuh satu persatu kemudian mayatnya dibuang ke dalam rawa.
 
Para penculik telah melemparkan sepatu mereka ke atas pohon dan membiarkan sepatu mereka menggantung di sana sebagai bukti. Para penduduk sekitar kurang tahu persis berapa banyakah anak-anak yang tewas dan kejahatan yang mereka lakukan sangat tidak terdeteksi selama bertahun-tahun.Akhirnya, masyarakat setempat mulai curiga dari semua anak-anak yang telah hilang dan mereka telah menemukan beberapa sepatu anak-anak yang tergantung di atas pohon. Pihak kepolisian mulai memeriksanya dan mulai menyelidiki di sekitar rawa, mereka mulai menggali sebuah tumpukan lumpur disekitar danau, di tumpukan lumpur mereka telah menemukan beberapa mayat dari semua anak-anak yang hilang.
 
Para pembunuh anak-anak di danau walled sampai saat ini tidak pernah tertangkap ataupun ditemukan. Setelah insiden ini, taman hiburan di dekat rawa pun telah ditutup, tetapi pohon yang digantungi oleh beberapa sepatu masih tetap tergantung dan ada di tempat yang sama sampai saat ini. 
 
Berjalan di sekitar danau rawa dan melewati pohon yang digantungi sepatu akan membuat bulu kuduk kalian berdiri. Karena dikatakan bahwa setiap orang yang melewati danau ini di siang hari ataupun malam hari mereka akan mendengar laporan-laporan yang sangat misterius,karena mereka telah mendengar suara tangisan yang berasal dari danau. Suara tangisan itu sangat menyentuh hati dan sangat pedih namun dapat terdengar dari kejauahan beberapa meter danau itu, para penduduk sekitarpun telah mengatakan bahwa jika kalian berjalan melewati pohon yang digantungi sepatu di malam hari, kalian akan melihat banyak hal yang aneh, kalian akan melihat bayangan- bayangan gelap dengan mata bersinar di sekitar pohon dan jika kalian berhenti selama beberapa menit di pohon itu, maka kalian akan mendengar suara langkah kaki anak-anak yang sedang berlari-lari di sekitar pohon dan kalian akan melihat jejak kaki- kaki mereka di lumpur rawa.
 
Selain itu kalian juga akan mendengar suara tangisan yang sangat pilu, tangisan yang penuh dengan keputus asaan memanggil-manggil Ibu dan Ayah, ada yang berteriak-teriak histeris seperti meminta pertolongan, ada yang marah, bahkan ada yang ingin meminta bantuan untuk mengambilkan sepatu di atas pohon.

Foto: Sebuah Kisah Urban Legend Misteri Pohon Yang Di Gantungi Sepatu by Ghost Story on 12:34 AM, 17- Oct-11 Category: Urban Legend 

Beberapa tahun yang lalu, di
Walled Lake, Michigan, ada
seorang anak muda yang selalu
ditindas saat dia pulang dari
sekolah. Setiap hari, dalam
perjalanan pulang dari sekolah, ia
harus melewati sebuah pohon-
pohon tua yang tinggi sekitar 70
meter. Para penindas selalu
berbaring di bawah pepohonan
sambil menunggu kedatanganya
setiap hari. Mereka akan selalu
mencegat anak itu saat pulang
sekolah dan mengambil
sepatunya. Mereka telah
melemparkan sepatunya ke atas
pohon sehingga sepatunya
dibiarkan menggantung dari
cabang. Walau selalu ditindas,
anak ini memiliki hati yang kuat
dan tidak marah pada mereka
yang selalu mengganggunya saat
pulang sekolah. Di saat
sepatunya tergantung di pohon,
anak itu terpaksa harus
memanjat pohon untuk
mengambil sepatunya kembali.
Suatu hari, anak itu ditemukan
tewas di sebuah rawa di belakang
pohon dan sepatunya masih
menggantung di sebuah cabang
pohon. Pihak kepolisian telah
menduga bahwa ia telah jatuh
dari pohon saat memanjat pohon
untuk mengambil sepatunya dan
ia jatuh terperosok ke dalam
rawa. Di lain pihak pun telah
berpendapat bahwa setelah anak
itu jatuh ke dalam rawa, ia
terjebak oleh lumpur di dalam
rawa, sehingga ia tidak mampu
membebaskan dirinya, dan
akhirnya ia tewas. Pihak
kepolisian pun lalu memutuskan
bahwa insiden ini hanyalah
sebuah kecelakaan dan tidak
memikirkan sesuatu yang lain.
Di sisi lain para polisi tidak tahu
bahwa ada sekelompok
pembunuh berantai yang telah
berkeliaran di sekitar hutan tepat
di danau yang berawa. Danau
rawa itu bernama Danau Walled,
danaunya memiliki air yang
berwarna hijau pekat, aliran
airnya sangat tenang, bahkan ada
seekor aligator sebagai penghuni
danau itu, dan seperempat mil
dari Danau Walled, ada sebuah
taman hiburan tua, dikabarkan
bahwa para pembunuh berantai
telah menculik anak-anak dari
taman hiburan dan membawa
mereka ke pepohonan disekitar
rawa, disana anak-anak yang
telah diculik, mereka dibunuh
satu persatu kemudian mayatnya
dibuang ke dalam rawa.
Para penculik telah melemparkan
sepatu mereka ke atas pohon
dan membiarkan sepatu mereka
menggantung di sana sebagai
bukti. Para penduduk sekitar
kurang tahu persis berapa
banyakah anak-anak yang tewas
dan kejahatan yang mereka
lakukan sangat tidak terdeteksi
selama bertahun-tahun.
Akhirnya, masyarakat setempat
mulai curiga dari semua anak-
anak yang telah hilang dan
mereka telah menemukan
beberapa sepatu anak-anak yang
tergantung di atas pohon. Pihak
kepolisian mulai memeriksanya
dan mulai menyelidiki di sekitar
rawa, mereka mulai menggali
sebuah tumpukan lumpur di
sekitar danau, di tumpukan
lumpur mereka telah
menemukan beberapa mayat dari
semua anak-anak yang hilang.
Para pembunuh anak-anak di
danau walled sampai saat ini
tidak pernah tertangkap ataupun
ditemukan. Setelah insiden ini,
taman hiburan di dekat rawa pun
telah ditutup, tetapi pohon yang
digantungi oleh beberapa sepatu
masih tetap tergantung dan ada
di tempat yang sama sampai saat
ini.
Berjalan di sekitar danau rawa
dan melewati pohon yang
digantungi sepatu akan membuat
bulu kuduk kalian berdiri. Karena
dikatakan bahwa setiap orang
yang melewati danau ini di siang
hari ataupun malam hari mereka
akan mendengar laporan-
laporan yang sangat misterius,
karena mereka telah mendengar
suara tangisan yang berasal dari
danau. Suara tangisan itu sangat
menyentuh hati dan sangat pedih
namun dapat terdengar dari
kejauahan beberapa meter
danau itu, para penduduk
sekitarpun telah mengatakan
bahwa jika kalian berjalan
melewati pohon yang digantungi
sepatu di malam hari, kalian akan
melihat banyak hal yang aneh,
kalian akan melihat bayangan-
bayangan gelap dengan mata
bersinar di sekitar pohon dan jika
kalian berhenti selama beberapa
menit di pohon itu, maka kalian
akan mendengar suara langkah
kaki anak-anak yang sedang
berlari-lari di sekitar pohon dan
kalian akan melihat jejak kaki-
kaki mereka di lumpur rawa.
Selain itu kalian juga akan
mendengar suara tangisan yang
sangat pilu, tangisan yang penuh
dengan keputus asaan
memanggil-manggil Ibu dan
Ayah, ada yang berteriak-teriak
histeris seperti meminta
pertolongan, ada yang marah,
bahkan ada yang ingin meminta
bantuan untuk mengambilkan
sepatu di atas pohon.


Reika.

1 comments:

April said...

Banyak juga ye sepatunya, kirain cuma beberapa,,
tapi kok bisa ya, polisi taunya telat -_-

Copyright © 2012 Rosa Go Blog | Hatsune Miku Theme | Designed by Nelly RosalineJ